Recent Changes

Friday, January 27

  1. page Narcistik Personality Disorder edited Oleh :GRANDESH : GRANDESH KARINNA SARI A. Pengertian ... kurang memiliki empati. Orang-…

    Oleh :GRANDESH: GRANDESH KARINNA SARI
    A. Pengertian
    ...
    kurang memiliki empati.
    Orang-orang
    empati.Orang-orang yang menilai
    ...
    al., 2004).
    Kebanyakan
    Kebanyakan peneliti dan
    ...
    yang rapuh.
    Kepribadian
    Kepribadian narsistik berbagi
    ...
    al., 2003).
    Dari
    Dari 5 model
    B. Gejala
    Membutuhkan pujian dan kekaguman berlebihan
    ...
    Terobsesi dengan fantasi ketenaran, kekuasaan, atau kecantikan
    C. Faktor Penyebab
    ...
    Ahli Psikologi
    Beberapa
    Beberapa penulis, termasuk
    ...
    pernah terpenuhi.
    Banyak
    Banyak teori yang
    ...
    dukungan empiris.
    Dari
    Dari sebuah pendirian
    D. Kriteria Diagnostik
    ...
    merasa depresi.
    Gangguan
    Gangguan kepribadian Narcissistic
    ...
    dari mereka.
    Menurut
    Menurut DSM IV-TR,
    E. Kriteria Kepribadian Narsistik Menurut DSM-IV
    Sebuah pola dari khayalan dan perilaku, diantaranya kebutuhan untuk kekaguman, dan kurangnya empati, seperti yang diindikasikan oleh minimal 5 dari yang dibawah ini:
    ...
    Behaviorisik. Narsistik merupakan reaksi asumsi untuk menghadapi masalah-masalah self-worth yang tidak realistik sebagai hasil dari penurutan dan evaluai yang berlebihan dari orang-orang yang signifikan. Serta sebagai hasil dari unrealistic-overevaluation orangtua terhadap anak.
    b. Sosiokultural
    ...
    terlihat mendunia.
    Beberapa
    Beberapa peneliti percaya
    ...
    Bornstein, 2001).
    Ini
    Ini juga telah
    G. Penanganan dan Hasilnya
    ...
    struktur kepribadian.
    Pada
    Pada banyak kasus,
    ...
    mengacaukan sesi.
    Sebagai
    Sebagai tambahan, orang
    H. Jenis-jenis Terapi
    a. Terapi menurut Pendekatan Millon
    ...
    kelainan kepribadian.
    Sebuah
    Sebuah perasaan terhadap
    ...
    Dia menganjurkan bahwa:
    1.
    bahwa:1. Terapi dengan
    ...
    perkembangan yang mandiri.
    2.
    mandiri.2. Kepribadian narsistik
    ...
    sesuai dorongan hati.
    Bagaimanapun
    hati.Bagaimanapun juga, ini
    b. Teknik Penanganan Terapeutik
    ...
    tidak terjadi.
    Bagi
    Bagi orang dengan
    ...
    hari-hari kerja.
    Teknik
    Teknik pengobatan yang
    c. Terapi Perilaku-Kognitif (Cognitive Behavioral Therapy)
    Treatment research sangat terbatas, baik dalam hal jumlah studi maupun laporan tentang kesuksesannya (Groopman dan Cooper, 2001). Bila terapi dicobakan pada individu-individu ini, terapi itu sering kali difokuskan pada grandiositas, hipersensivitas terhadap evaluasi orang lain, dan kekurangan empati terhadap orang lain (Beck dan Freeman, 1990). Terapi kognitif diarahkan pada usaha mengganti fantasi mereka dengan focus pada pengalaman sehari-hari yang menyenangkan, yang memang benar-benar dapat dicapai. Strategi coping seperti latihan relaksasi digunakan untuk membantu mereka mengahadapi dan menerima kritik. Membantu mereka untuk memfokuskan perasaannya terhadap orang lain juga menjadi tujuannya. Karena penderita gangguan ini rentan mengalami episode-episode depresif, terutama pada usia pertengahan, penanganan sering dimulai untuk mengatasi depresinya. Tetapi, mustahil untuk menarik kesimpulan tentang dampak penanganan semacam itu pada gangguan kepribadian narsistik yang sesungguhnya.
    d. Terapi Kelompok (Group Therapy)
    ...
    Maisto, 1985).
    Satu
    Satu aspek dari
    I. Contoh Kasus
    ...
    gadis kecilnya itu.
    Karena
    itu.Karena kejadian seperti
    Analisis
    ...
    ada hentinya.
    Narsistik
    Narsistik mempunyai pandangan
    ...
    menjadi marah.
    Dalam
    Dalam hal ini
    Buku Sumber:
    - Essentials Abnormal Psychology by V. Mark Durand and David H. Barlow
    - Abnormal Psychology Core Concept by James and Butcher, Susan Mineka, Jill M. Hooley; Pearson Education USA 2008
    ...
    M. Kring;
    9th
    9th Edition
    (view changes)
    1:21 am
  2. 1:03 am

Tuesday, January 24

  1. page Bipolar Disorder edited ... Dalam konteks bipolar disorder, mixed state adalah suatu kondisi dimana tahap mania dan depres…
    ...
    Dalam konteks bipolar disorder, mixed state adalah suatu kondisi dimana tahap mania dan depresi terjadi bersamaan. Pada saat tertentu, penderita mungkin bisa merasakan energi yang berlebihan, tidak bisa tidur, muncul ide-ide yang berlal-lalang di kepala, agresif, dan panik (mania). Akan tetapi, beberapa jam kemudian, keadaan itu berubah menjadi sebaliknya. Penderita merasa kelelahan, putus asa, dan berpikiran negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Hal itu terjadi bergantin dan berulang-ulang dalam waktu yang relatif cepat. Mixed state bisa menjadi episode yang paling membahayakan penderita bipolar disorder. Pada episode ini, penderita paling banyak memiliki keinginan untuk bunuh diri karena kelelahan, putus asa, delusion, dan hallucination.
    Gejala-gejala yang diperlihatkan jika penderita akan melakukan bunuh diri antara lain sebagai berikut.
    1. SelaluSelalu berbicara tentang
    ...
    di sekitarnya.
    2. Memiliki

    Memiliki
    pandangan pribadi tentang kematian.
    3. Mengkonsumsi

    Mengkonsumsi
    obat-obatan secara
    ...
    dan alkohol.
    4. Terkadang

    Terkadang
    lupa akan
    Menurut DSM, ada empat tipe-tipe dasar dari penyakit bipolar:
    Penyakit Bipolar I terutama ditentukan oleh episode-episode manic atau campuran yang berlangsung paling sedikit tujuh hari, atau oleh gejala-gejala manic yang begitu parah sehingga orang itu perlu segera perawatan rumah sakit. Biasanya, orang itu juga mempunyai episode-episode depresi, secara khas berlangsung paling sedikit dua minggu. Gejala-gejala dari mania atau depresi harus menjadi perubahan utama dari kelakuan normal seseorang.
    ...
    Penyakit Cyclothymic, atau Cyclothymia, adalah bentuk ringan dari penyakit bipolar. Orang-orang yang mempunyai cyclothymia mempunyai episode-episode dari hypomania dengan depresi ringan untuk paling sedikit dua tahun. Bagaimanapun, gejala-gejala tidak memenuhi kebutuhan-kebutuhan diagnostik untuk tipe lain apa saja dari penyakit bipolar.
    Beberapa orang-orang mungkin didiagnosa dengan rapid-cycling bipolar disorder. Ini adalah ketika seorang mempunyai empat atau lebih episode-episode dari depresi utama, mania, hypomania, atau gejala-gejala campuran dalam satu tahun.
    ...
    TEORITIS GANGGUAN MOOD
    1.
    MOOD1. TEORI PSIKOLOGI
    Teori Psikoanalisis Tentang Depresi
    Menurut Freud (1917/ 1950) potensi depresi muncul pada awal masa kanak-kanak. Pada fase oral anak mungkin kurang terlalu terpenuhi kebutuhannya, sehingga ia terfiksasi pada fase ini mengakibatkan individu dependen, low self esteem. Hipotesanya adalah, setelah kehilangan orang yang dicintai, ia mengidentifikasi diri dengan orang tersebut seolah untuk mencegah kehilangan. Lama-lama ia malah marah pada dirinya sendiri, merasa bersalah.
    Teori Kognitif Tentang Depresi
    ...
    depresi Beck (1967)
    Individu
    (1967)Individu menjadi depresi
    b. Teori helplessness/ hopelessness
    Learned helplessness
    ...
    Psikoanalisis tradisional dapat menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengungkap dan menghadapi konflik-konflik yang tidak disadari. Pendekatan psikoanalisis modern juga berfokus pada konflik-konflik tidak disadari, namun secara lebih langsung, relative singkat, dan berfokus pada hubungan yang penuh konflik di masa kini maupun masa lalu. Terapis psikodinamika yang eklektik menggunakan metode-metode behavioral dalam membantu klien mencapai keterampilan sosial yang dibutuhkan untuk mengembangkan suatu jaringan sosial yang lebih luas.
    Psikoterapi interpersonal (interpersonal psychoteraphy/IPT) adalah suatu bentuk singkat dari terapi yang berfokus pada hubungan interpersonal klien disaat itu, biasanya tidak lebih dari 9 hingga 12 bulan. Perintis IPT percaya bahwa depresi terjadi dalam suatu konteks interpersonal dan bahwa isu hubungan perlu untuk ditekankan dalam penanganan. IPT membantu untuk menghadapi reaksi kesedihan yang tidak terselesaikan atau yang menganggu setelah kematian orang yang dicintai dan juga konflik-konflik peran dalam hubungan. Terapis membantu klien untuk mengekspresikan kesedihannya dan menghadapi rasa kehilangannya sambil membimbing mereka dalam mengembangkan aktivitas-aktivitas dan hubungan-hubungan baru untuk membantu memperbaharui kehidupan mereka.
    2. Behavioral
    Pendekatan
    Pendekatan penanganan behavioral
    ...
    dengan ini.
    3.

    3.
    Kognitif
    Cognitive
    Cognitive teraphy atau
    ...

    4. Terapi Keluarga
    Terapi
    KeluargaTerapi keluarga pyschoeducational
    5. Biologis
    Penggunaan obat untuk bipolar, yaitu obat litium karbonat, berbentuk bubuk dari litum berelemen metalik. Litium efektif dalam menstabilkan mood orang yang menderita bipolar dan dalam mengurangi episode-episode kambuh dari manic dan depresi (Baldessarini & Tondo, 2000; Grof & Alda, 2000). Namun litium umumnya lebih efektif dalam menangani simptom-simptom manic dari pada depresi. Orang dengan gangguan bipolar kemungkinan perlu menggunakan litium secra terus-menerus untuk mengontrol perubahanmood-nya. Dalam pemakaian litium harus dimonitor, karena adanya efek beracun yang potensial dan efek samping lainnya. Obat ini dapat menambah berat badan, kelesuan, pusing dan penurunsn umum dari fungsi motorik, dalam jangka panjang obat ini dapat mengakibatkan masalah liver.
    (view changes)
    5:30 am

Saturday, January 21

  1. 7:13 am

Wednesday, January 18

  1. page Major Depressive edited Laila Wudirahmani (9132) ... gangguan bipolar) atau atau hypomanic (mengacu Orang dengan ga…
    Laila Wudirahmani (9132)
    ...
    gangguan bipolar) atauatau hypomanic (mengacu
    Orang dengan gangguan depresi mayor juga memiliki selera makan yang buruk, kehilangan atau bertambah berat badan secara mencolok, memiliki masalah tidur atau tidur terlalu banyak, dan menjadi gelisah secara fisik, atau yang pada situasi ekstrem lainnya menunjukkan melambatnya aktivitas motorik mereka. Orang dengan depresi mayor dapat kehilangan minat pada hampir semua aktivitas rutin dan kegiatan senggang mereka, memiliki kesulitan dalam berkonsentrasi dan membuat keputusan, memiliki pikiran yang menekan akan kematian, dan mencoba bunuh diri.
    Gangguan depresi mayor adalah tipe paling umum dari gangguan mood yang dapat di diagnosis, dengan perkiraan prevalensi semasa hidup berkisar antara 10% hingga 25% untuk wanita dan 5% hingga 12% untuk pria (APA, 2000). Depresi mayor, khususnya pada episode yang lebih berat atau parah, dapat disertai dengan cirri psikosis, seperti delusi bahwa tubuhnya digerogoti penyakit (Coryell dkk., 1996). Orang dengan depresi berat juga dapat mengalami halusinasi, seperti “mendengar” suara-suara orang lain, atau iblis, yang mengutuk mereka atas kesalahan yang dipersepsikan.
    ...
    Suatu episode depresi mayor ditandai dengan munculnya lima atau lebih ciri-ciri atau simptom-simptom selama suatu periode 2 minggu, yang mencerminkan suatu perubahan dari fungsi sebelumnya. Paling tidak satu dari ciri-ciri tersebut harus melibatkan (1) mood yang depresi, atau (2) kehilangan minat atau kesenangan dalam beraktivitas. Selain itu, penegakkan diagnosis memerlukan hadirnya empat simptom tambahan, seperti gangguan tidur atau nafsu makan, kehilangan energi, perasaan tidak berarti, pikiran untuk bunuh diri, dan sulit berkonsentrasi.
    Gotlib, Lewinsohn, dan Seeley (1995) menemukan bahwa para individu yang mengalami kurang dari lima simptom, yaitu yang mengalami apa yang disebut depresi subklinis, juga mengalami kesulitan dalam keberfungsian psikososial sama besar dengan para individu yang memenuhi persyaratan formal bagi diagnosis depresi. Simptom-simptom tersebut harus menyebabkan baik tingkat distress yang signifikan secara klinis ataupun paling tidak dalam satu area penting dari fungsi, seperti fungsi sosial atau pekerjaan, dan harus bukan merupakan akibat langsung dari penggunaan obat-obatan atau medikasi, dari suatu kondisi medis, atau dari gangguan psikologis lain. Episode tersebut tidak boleh mewakili suatu reaksi berduka yang normal terhadap kematian seseorang yang dicintai, yaitu berkabung (bereavement).
    1. MoodMood yang depresi,
    ...
    atau remaja.
    2. Penurunan

    Penurunan
    kesenangan atau
    ...
    sepanjang hari.
    3. Suatu

    Suatu
    kehilangan atau
    ...
    selera makan.
    4. Setiap

    Setiap
    hari (atau
    ...
    (tidur berlebuhan).
    5. Agitasi

    Agitasi
    yang berlebihan
    ...
    setiap hari.
    6. Perasaan

    Perasaan
    lelah atau
    ...
    setiap hari.
    7. Perasaan

    Perasaan
    tidak berharga
    ...
    tiap hari.
    8. Berkurangnya

    Berkurangnya
    kemampuan untuk
    ...
    setiap hari.
    9. Pikiran

    Pikiran
    yang muncul
    Sumber: diadaptasi dari DSM IV-TR (APA, 2000)
    Faktor-faktor Risiko dalam Depresi Mayor
    ...
    Peristiwa kehidupan yang penuh tekanan dapat berkontribusi pada depresi, dan simptom depresi dalam diri mereka sendiri dapat bersifat menekan atau menyebabkan munculnya sumber-sumber tambahan pada stress, seperti perceraian atau kehilangan pekerjaan.
    Meski stress berimplikasi pada depresi, tidak semua orang yang mengalami stress menjadi depresi. Faktor-faktor seperti keterampilan coping, bawaan genetis, dan ketersediaan dukungan social memberikan kontribusi pada kecenderungan depresi saat menghadapi kejadian yang penuh tekanan. Pengembangan depresi juga dapat dipengaruhi oleh penyiksaan atau trauma di masa lalu. Konsisten dengan model diatesis stress, peneliti menemukan bahwa wanita muda lebih cenderung untuk mengembangkan depresi saat menghadapi kejadian hidup yang penuh tekanan bila mereka memiliki diatesis dalam bentuk pemaparan terhadap kemalangan di masa kecil seperti kekerasan dalam keluarga ataupun gangguan mental atau alkoholisme orangtua (Hammen, Henry, & Daley, 2000). Penyiksaan fisik atau seksual di masa kecil dapat mengganggu perkembangan dari ikatan awal dengan orangtua, membentuk tahap-tahap perkembangan untuk masalah hubungan serta gangguan emosional yang melibatkan depresi dan kecemasan di masa selanjutnya.
    ...
    gaya coping yangyang lebih pasif.
    Teori Psikodinamika
    Teori psikodinamika klasik menegenai depresi dari Freud (1917/1957) meyakini bahwa depresi mewakili kemarahan yang diarahkan ke dalam diri sendiri dan bukan terhadap orang-orang yang dikasihi. Rasa marah dapat diarahkan kepada self setelah mengalami kehilangan yang sebenarnya atau ancaman kehilangan dari orang-orang yang dianggap penting ini.
    ...
    Nevid, Jeffrey S., Rathus, Spencer A., Greene, Beverly. 2003. Abnormal Psychology in a Changing World, Fifth Edition. New Jersey: Pearson Education, Inc.
    www.neiu.edu/~mecondon/cinfilm.htm

    (view changes)
    4:31 am

Sunday, January 15

  1. page Voyeurism edited Yusuf Buhori Maulana (9120) {voyeurism-835.jpg} Voyeurisme adalah kondisi dimana seseorang mem…
    Yusuf Buhori Maulana (9120)
    {voyeurism-835.jpg}
    Voyeurisme adalah kondisi dimana seseorang memiliki prefensi tinggi untuk mendapatkan kepuasan seksual dengan melihat orang lain yang tanpa busana atau sedang melakukan hubungan seksual. Pada beberapa laki-laki voyeurism adalah satu-satunya aktivitas seksual yang mereka lakukan; pada laki-laki lain, lebih diminati namun tidak mutlak diperlukan untuk menimbulkan gairah seksual (Kaplan & kreuger, 1997). Orgasme seorang voyeur dicapai dengan melakukan masturbasi, baik sambil tetap mengintip aatau setelahnya, sambil mengingat apa yang dilihatnya.kadang seorang voyeur berfantasi melakukan hubungan seksual dengan orang yang diintipnya, namun hal itu menjadi fantasi, dalam voyeurism jarang terjadi kontak antara orang yang diintip dan yang mengintip.
    Selain itu bisa disebut sebagai gangguan psikoseksual di mana seseorang berasal kenikmatan seksual dan kepuasan dari melihat tubuh telanjang dan organ genital atau mengamati tindakan seksual orang lain. Mengintip ini biasanya tersembunyi dari pandangan orang lain. Voyeurisme adalah suatu bentuk paraphilia.
    ...
    Carson, C. Robert;Butcher, James N. 1992.Abnormal Psychology and Modern Life.9th edition.Harper-Collin Publisher Inc.New York.
    Davison, Gerald. C & Neale, John.M. 2001. Abnormal Psychology 8th edition. New York: John Wiley & Son

    (view changes)
    1:26 am
  2. 1:25 am
  3. page Vaginismus edited Wellya Wellya Nurtikasari (9130) {180px-Geiger-masturbation-mutuelle.jpg} 1. Kriteria Vagin…
    WellyaWellya Nurtikasari (9130) {180px-Geiger-masturbation-mutuelle.jpg}
    1. Kriteria Vaginismus dalam DSM-IV-TR
    Kejang berulang pada bagian luar ketiga pada vagina hingga ke tingkat yang tidak memungkinkan terjadinya kontak kontak kelamin dalam hubungan seksual konvensional
    ...
    Sekarang dah hampir memasuki 7 bulan kandunganku.. Alhamdulilah sih, sekarang sudah berkurang jauh sakitnya.. meskipun pada posisi tertentu, masih meringis2 menahan sakit... Moga2 habis lahiran bisa lebih baik lagi deh "latihannya" hehe...
    Teknik dillating itu ibaratnya kaya melatih kemampuan & kemauan vagina (sampai saat ini masih percaya kalo vagina punya keinginan sendiri) untuk menerima benda asing. Sebenernya ada dillator set yang dirancang untuk penyembuhannya (mirip kaya dildo tapi sizenya bervariasi, dari yg kecil kaya cotton bud, ampe gede menyerupai ukuran penis rata-rata).
    {soulsourceset.jpg}
    Tapi berhubung males beli, dan ada alternatif lain.. maka saya menggunakan jari2 aja (beneran, dibolehin kok!). Dimulai dari jari yang paling kecil ampe yang paling gede tentunya.
    Latihan dillating mirip kaya yoga, perlu ketenangan, sendiri, rileks, dan konsentrasi. Kalau vagina sudah licin, atau bisa dibantu dgn lubrikan, mulai latihan "memasukkan" dillator/jari ke vagina dan membiarkannya di situ sekitar 5-10 menitan supaya otot vagina mulai terbiasa.
    Latihan berikutnya (nggak harus tiap hari, lebih baik mengikuti mood, tanpa paksaan), bisa dengan size yg sama sampai tidak terasa sakit samasekali (mulai nyaman) lalu pindah ke size berikutnya.. Yah harapannya sih, lama-lama vagina kita bisa siap untuk menerima penis beneran. Begitu kira-kira..
    ...
    dalam hehehe
    {zucchinidilator.jpg}

    Sumber :
    ...
    Ninth Edition. PT.PT. Raja Grafindo
    www.topic1178-vaginismus.html
    http://www.vaginismus-awareness-network.org/
    (view changes)
    1:23 am

More